Bandung, Cakrawalainfo.net – Kepemimpinan Anindya Bakrie kini sedang diuji di tengah konflik dan perpecahan yang terjadi di tubuh Kadin Jawa Barat. Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa permasalahan ini diduga dipicu oleh sosok berinisial “A-S”, yang diduga menjadi biang kerok dari gejolak yang terjadi.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, sosok “A-S” ini adalah seorang figur senior yang awalnya mendukung Almer Faiq Rusydi untuk maju sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Barat.
Bahkan, A-S membujuk dan meyakinkan Almer untuk maju menjadi Ketua Umum Kadin Jawa Barat, dan merencanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Muprovlub) dengan tujuan menggulingkan Cucu Sutara.
Dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan, para pendukung Almer kemudian membuat surat dukungan terhadap hasil Munaslub, yang diserahkan langsung kepada Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, melalui fasilitasi A-S.
Namun, kiprah A-S tidak konsisten. Dia terkesan hanya memanfaatkan teman-teman Kadin di tingkat kabupaten/kota sebagai alat untuk kepentingan pribadinya.
Melalui instrumen Caretaker Kadin Jawa Barat, A-S kembali berulah dengan memecah belah Kadin Jawa Barat. Kepentingan pribadi tampaknya menjadi motif utama bagi sosok ini, karena sudah menjadi rahasia umum bahwa A-S adalah figur yang senang menciptakan konflik dalam organisasi untuk melancarkan ambisinya.
Kini, dengan adanya rencana Muprov Kadin Jawa Barat pada 3 Maret 2025, yang digagas oleh A-S dan kawan-kawan, Kadin Jawa Barat berada di ambang perpecahan yang semakin nyata.
Hal ini tentu saja akan mengganggu dunia usaha di Jawa Barat dan merusak citra Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie.(***)













